
Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di KUA Kecamatan Laweyan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober hingga 21 November 2025, dengan jam kegiatan dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB setiap senin sampai jumat. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Laweyan dengan pembimbing lapangan dari kampus yaitu Bapak Mahbub Setiawan, S.Ag, M.P.i serta pembimbing lapangan dari pihak KUA yaitu Bapak Wawan Nur Arifin. Adapun mahasiswa yang mengikuti kegiatan PPL terdiri dari Muhammad Zidni Huda, AhmadAsriel Nur Hakiki, Sherly Nur Aini, Azhri Nuzulita Wulandari, dan Dian Tri Apriyanti.
Kegiatan PPL diawali dengan sowan atau silaturahmi kepada Kepala KUA Laweyan sebagai bentuk pengenalan dan penyampaian arahan terkait mekanisme serta tata tertib selama pelaksanaan PPL. Setelah itu, mahasiswa mulai mengikuti berbagai kegiatan pelayanan dan administrasi di lingkungan KUA. Salah satu tugas utama yang dilaksanakan adalah melakukan pemindaian (scan) dan pengarsipan data untuk mendukung kerapian dokumentasi serta memudahkan proses digitalisasi arsip.
Selain kegiatan administrasi, mahasiswa turut terlibat dalam berbagai program KUA Laweyan, di antaranyakegiatan BRUS, Gemari, dan jonggolan (verifikasi data). Mahasiswa juga mengikuti proses bimbingan perkawinan, pelayanan konsultasi rumah tangga, pendampingan mualaf, kegiatan belajar mengaji, hingga keterlibatan dalam program sertifikasi halal. Selama kegiatan tersebut, mahasiswa mengamati secara langsung dinamika pelayanan masyarakat serta mempelajari prosedur pelaksanaan program-program pembinaan keagamaan yang menjadi tanggung jawab KUA.
Selama masa PPL, mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik dan menjalankan tugas sesuai arahanpembimbing. Kegiatan berjalan lancar meskipun terdapat beberapa kendala, seperti arsip lama yang membutuhkan penataan ulang dan padatnya agenda dalam periode tersebut. Kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama antara mahasiswa dan staf KUA, baik dengan melakukan scanning ulang maupun membagi peran secara efektif agar seluruh kegiatan tetap berjalan sesuai rencana.
Selain melaksanakan tugas-tugas yang bersifat teknis dan administratif, mahasiswa PPL juga memperolehpembelajaran mengenai etika pelayanan publik di lingkungan KUA. Mahasiswa dilatih untuk bersikap ramah, disiplin, serta bertanggung jawab dalam melayani masyarakat yang datang dengan berbagai latar belakang dan kebutuhan. Halini menjadi pengalaman penting dalam membentuk sikap profesional serta meningkatkan kepekaan sosial mahasiswadalam menghadapi permasalahan keagamaan di masyarakat.
Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dengan pegawai KUA Laweyan berlangsung dengan baik dan komunikatif. Pembimbing lapangan dari pihak KUA secara aktif memberikan arahan, bimbingan, serta evaluasi terhadap tugas yang dikerjakan mahasiswa. Melalui proses ini, mahasiswa tidak hanya memahami alur kerja KUA secara struktural, tetapi juga mampu mengaitkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan.
Kegiatan PPL juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar bekerja secara tim dan mengelola waktudengan efektif. Pembagian tugas dilakukan secara proporsional agar seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan optimal. Kerja sama antaranggota PPL menjadi faktor pendukung utama dalam menyelesaikan berbagai tugas, terutama saat menghadapi keterbatasan waktu dan meningkatnya volume pelayanan di KUA.
Secara keseluruhan, pelaksanaan PPL di KUA Kecamatan Laweyan berlangsung baik dan memberikanpengalaman berharga bagi mahasiswa. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pelayanan keagamaan dan administrasi, mahasiswa memperoleh wawasan praktis yang bermanfaat dan relevan sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja serta pengabdian kepada masyarakat. Notulensi ini menjadi dokumentasi resmi kegiatan yang telah dilaksanakan dalam periode PPL tersebut.
Dengan berakhirnya masa PPL, mahasiswa diharapkan mampu mengambil nilai-nilai positif dari pengalaman yang telah diperoleh, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon tenaga profesional yang berintegritas, berkompeten, serta memiliki kepedulian terhadap pelayanan keagamaan dan kemasyarakatan.
PPL Mahasiswa Prodi AFI 2025 di Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali
3 bulan yang lalu - Umum