

Surakarta, 20 Oktober 2025 — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta Program Studi Akidah dan Filsafat Islam secara resmi melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Yayasan Lembaga Pemberdayaan Teknologi Masyarakat (YLPTP) Surakarta. Kegiatan PPL ini dimulai pada Senin, 20 Oktober 2025 dan berlokasi di kantor pusat YLPTP Surakarta yang beralamat di Jl. Raya Palur Km. 5 Tegal Asri, Jurug, Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Kelompok PPL di YLPTP Surakarta terdiri atas lima mahasiswa, yaitu Anisa Nova Nur Rahmawati, Puput AgustinNovitasari, Anisa Nur Aini, Billanazhary Maybillbina, dan Ardani Mutiara Azzahra. Selama pelaksanaan PPL, mahasiswa dibimbing langsung oleh Prof. Dr. Yusup Rohmadi, M.Hum. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
YLPTP Surakarta merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 10 November 1978 dan bergerak dalam isu pangan dan pertanian berkelanjutan, energi berkelanjutan, serta perbaikan fungsi lingkungan. Dengan mengedepankan ilmu pengetahuan dan teknologi kerakyatan, YLPTP memiliki tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan guna mewujudkan tatanan kehidupan yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan. Beberapa bidang utama yang dikembangkan YLPTP meliputi riset dan pemberdayaan masyarakat, pengembangan usaha dan koperasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Dalam pelaksanaan PPL, mahasiswa memilih fokus kegiatan pada bidang pertanian, khususnya pembudidayaan pembibitan alpukat yang berlokasi di Green House Desa Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan bimbingan langsung dari Bu Titik Susana Ristyawati selaku Koordinator Program Konservasi Klaten dan Mas Aziz Nur Arifin selaku Fasilitator Program Konservasi Klaten.
Green House Desa Pagerjurang sendiri dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat dengan fokus usaha pada budidaya pembibitan alpukat. Di lokasi ini, mahasiswa PPL terlibat dalam berbagai kegiatan praktik, antara lain pengenalan jenis-jenis alpukat, teknik pembibitan unggul, teknik penyambungan pucuk (okulasi), serta perawatan bibit alpukat agar cepat berbuah dan berkualitas baik.
Salah satu perwakilan mahasiswa PPL menyampaikan bahwa kegiatan lapangan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. “Kami merasa sangat beruntung dapat mengikuti praktik langsung di lapangan. Selain menambah pengetahuan baru, kegiatan ini juga membuka wawasan tentang peluang pemberdayaan masyarakat melalui budidaya alpukat,” ungkapnya.
Selain kegiatan di Green House Desa Pagerjurang, mahasiswa PPL juga berpartisipasi dalam berbagai program lain yang diselenggarakan YLPTP Surakarta, seperti pengukuran lahan untuk penanaman pohon alpukat, kegiatan penanaman serai di Desa Kayulawang, serta turut serta dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) YLPTP Surakarta yang ke-47 di kantor YLPTP Palur.
Melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ini, diharapkan mahasiswa mampu memperoleh kompetensi tambahan, khususnya dalam bidang pertanian dan pemberdayaan masyarakat, serta memahami peran penting budidaya alpukat sebagai potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
PPL Mahasiswa Prodi AFI 2025 di Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali
3 bulan yang lalu - Umum