Loading...

PPL Mahasiswa Prodi AFI 2025 di Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali

Diterbitkan pada
22 Desember 2025 14:55 WIB

Baca

MAHASISWA PROGRAM STUDI AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA DI PONDOK PESANTREN UMMUL QUROK BOYOLALI

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu program akademik yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan. Pada tahun 2025, mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, telah melaksanakan kegiatan PPL di Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, terhitung mulai tanggal 20 Oktober hingga 21 November 2025.

Pelaksanaan PPL di Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung dunia pendidikan pesantren yang menekankan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembinaan akhlak, serta penguatan spiritualitas. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki karakteristik khas yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, PPL di lingkungan pesantren memberikan pengalaman yang komprehensif dan bermakna bagi mahasiswa.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa PPL terlibat secara aktif dalam berbagai aktivitas pendidikan dan kepesantrenan. Salah satu bentuk kegiatan utama adalah keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran formal, khususnya mengisi jam kosong ketika guru mata pelajaran berhalangan hadir di MTs Ummul Qurok dan SMA Sauqi Nusantara. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melatih kemampuan mengelola kelas, berkomunikasi dengan peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Selain kegiatan pembelajaran di kelas, mahasiswa PPL juga mengikuti kegiatan kepesantrenan yang menjadi rutinitas harian santri. Setiap sore dan malam hari, mahasiswa turut serta dalam kegiatan ibadah bersama, seperti sholat berjamaah, pembacaan Al-Qur’an setelah sholat Maghrib, serta ngaji kitab yang dilaksanakan pada malam hari. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan mahasiswa, tetapi juga membentuk kedisiplinan, kepekaan spiritual, dan pemahaman terhadap tradisi pesantren.

Pada pekan awal pelaksanaan PPL, mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan Kemah Santri Akbar ke-XIV yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Senjoyo, Semarang. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan aktif mendampingi santri serta membantu proses pembinaan dan penggemblengan calon Bantara. Kegiatan kemah ini menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, serta ketahanan fisik dan mental.

Di samping itu, mahasiswa PPL turut berkontribusi dalam kegiatan ekstrakurikuler pesantren, seperti beladiri dan hadroh. Keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler memberikan pengalaman berharga dalam pembinaan minat dan bakat santri, sekaligus melatih mahasiswa dalam membangun komunikasi yang baik dan efektif dengan peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar bahwa pendidikan tidak hanyaberlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui aktivitas non- akademik yang mendukung pembentukan karakter.

Pada akhir masa PPL, mahasiswa mempersiapkan dan melaksanakan Amaliyatut Tadris sebagai bentuk evaluasi kemampuan mengajar. Mahasiswa menyusun perangkat pembelajaran dan melaksanakan praktik mengajar pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas VIII dan IX MTs Ummul Qurok. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian PPL, sekaligus menjadi tolok ukur kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teori pendidikan dengan praktik pembelajaran di lapangan.

Secara umum, pelaksanaan PPL di Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali berjalan dengan baik dan lancar. Mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan pesantren, menjalin hubungan yang harmonis dengan pengasuh, ustadz, ustadzah, santri, serta seluruh civitas pesantren. Pengalaman ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan kompetensi pedagogik, sosial, profesional, dan spiritual mahasiswa.

Melalui kegiatan PPL ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang semakin erat antara Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta dengan Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali. Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dalam bentuk kegiatan akademik, pengabdian kepada masyarakat, maupun program pengembangan pendidikan Islam di masa mendatang. Dengan demikian, PPL tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga sarana kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia dan berilmu.