Loading...

Mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Raden Mas Said Surakarta Laksanakan Praktik Pengalaman Lapangan di KUA Baki Sukoharjo

Diterbitkan pada
30 September 2024 13:49 WIB

Baca


Sukoharjo, [30 September 2024] – Dalam rangka mengembangkan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa di bidang pelayanan keagamaan, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor Urusan Agama (KUA) Baki, Sukoharjo. Kegiatan ini dimulai pada 30 September dan akan berlangsung selama satu bulan penuh. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep keislaman yang telah dipelajari dalam perkuliahan ke dalam praktik sosial keagamaan yang nyata.

Koordinator Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Krisbowo Laksono, S.Ud., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan PPL ini merupakan bagian dari strategi akademik dalam menghubungkan teori dengan realitas di lapangan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam institusi keagamaan seperti KUA akan memberikan wawasan yang lebih luas mengenai dinamika sosial-keagamaan serta tantangan dalam pelayanan umat. “Mahasiswa tidak hanya akan mengamati bagaimana kebijakan keagamaan diterapkan, tetapi juga akan berperan aktif dalam berbagai aspek pelayanan, termasuk administrasi pernikahan, bimbingan keluarga sakinah, serta berbagai program penyuluhan keagamaan. Pengalaman ini akan menjadi bagian penting dalam pembentukan kompetensi akademik dan profesional mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dra. Siti Nurlaili Muhadiyatiningsih, M.Hum., menambahkan bahwa melalui PPL ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan dalam menganalisis serta memahami persoalan-persoalan keagamaan di tingkat masyarakat secara lebih komprehensif. “KUA merupakan institusi yang memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial melalui pelayanan keagamaan. Mahasiswa akan belajar bagaimana lembaga ini bekerja dalam memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan keagamaan di masyarakat, mulai dari persoalan pernikahan, pembinaan keluarga, hingga bimbingan keagamaan,” paparnya.

Kepala KUA Baki, H. Sidiq Ahmadi, S.Ag., turut menyambut baik kerja sama antara UIN Raden Mas Said Surakarta dan KUA Baki dalam pelaksanaan PPL ini. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di KUA bukan hanya memberikan manfaat bagi mereka dalam hal pengalaman akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas layanan keagamaan di tengah masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa dalam program ini. Mereka dapat mengamati langsung bagaimana KUA menjalankan tugasnya sebagai lembaga pelayanan umat, serta turut serta dalam berbagai kegiatan yang kami laksanakan. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi mereka dalam memahami bagaimana ajaran Islam diimplementasikan dalam kebijakan publik,” ungkapnya.

Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya akan menjalankan tugas administratif, tetapi juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan penyuluhan, pendampingan masyarakat, serta riset sederhana terkait pelayanan keagamaan. Dengan pendekatan berbasis pengalaman ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, analisis kebijakan, serta pemecahan masalah dalam konteks sosial-keagamaan.

Lebih lanjut, kerja sama antara Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Raden Mas Said Surakarta dengan KUA Baki ini diharapkan dapat menjadi model sinergi antara dunia akademik dan institusi keagamaan. Dengan adanya interaksi langsung antara mahasiswa dan praktisi di lapangan, diharapkan mereka dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam mengenai tantangan dalam pelayanan keagamaan, sekaligus memperkaya perspektif mereka dalam memahami peran agama dalam kehidupan sosial.

Pelaksanaan PPL ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu dalam bidang keislaman dan filsafat, tetapi juga memiliki keterampilan aplikatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Diharapkan melalui pengalaman ini, mahasiswa akan lebih siap dalam mengemban peran sebagai akademisi, peneliti, maupun praktisi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.